Komponen yang mempengaru mesin overheat

Cara Sederhana Mengatasi Motor Overheat / Mesin Panas

Mungkin bro pernah mengalami, lagi asik-asiknya touring, lalu ada pengendara dari depan yang menunjuk-nunjuk ke arah mesin kita. Setelah berhenti baru kita sadari ternyata dari mesin motor kita keluar asap, dan tercium bau sengit yang sangat menyengat. Tak beberapa lama setelah kita menyadari hal itu, motor kebanggaan kita tenaganya sangat lemah.

Kondisi  yang saya sebutkan di atas yang pernah saya alami dinamakan overheat. Pada mobil tempreatur panas mesin sudah ada di dashboard, jadi kita bisa mengetahui bagaimana kondisi panas dalam mesin mobil kita. Pada motor keluaran terbaru juga sudah dilengkapi indikator panas mesin seperti yang terdapat pada mobil. Lalu bagaimana langkah-langkah kita untuk mencegah terjadinya mesin cepat panas. Berikut adalah langkah-langkah mencegah overheat.

Komponen yang mempengaru mesin overheat

Yang pertama gantilah oli secara berkala.

Tentu bro semua tau, fungsi dari oli adalah melumasi komponen yang terdapat pada mesin, oli juga mendinginkan komponen mesin saat terjadi gesekan antara satu komponen dengan yang lain. Jadi jangan pernah remehkan peran oli, cek dan ganti rutin oli yang bro pakai. Dalam memilih oli, pergunakan oli yang sesuai spesifikasi motor bro. Ada beberapa jenis oli di pasaran yang bisa di pilih, pilihlah oli yang cepat melepas panas, jika bro suka mengendarai motor dengan kecepatan tinggi. Jangan lupa untuk mengecek distribusi atau aliran oli yang melumasi komponen-komponen  yang ada pada mesin, pastikan oli mengalir dengan lancar.

Yang kedua adalah Posisi piston tidak terlalu rapat. Posisi piston  yang terlalu rapat mengakibatkan seher menjadi macet atau bergerak tidak bebas. Posisi yang terlalu rapat sangat mempengaruhi kecepatan mesin panas, hal itu juga dapat merusak komponen piston itu sendiri atau blok mesin.

Langkah yang ketiga adalah Ganti cairan coolent secara berkala, itupun jika motor yang bro pakai menggunakan sistem pendingin coolent. Pergantian dari cairan ini tergantung dari jarak tempuh motor yang telah di capai, minimal lakukan pergantian setahun sekali.

Langkah yang ke empat adalah membersihkan radiator. Apakah motor bro masih menggunakan pendingin udara? Jika ya maka rajin-rajinlah membersihkan radiator, ini akan sangat membantu dalam menngurangi panas dalam mesin.

Langkah yang kelima adalah sirip dan kepala silinder bersih. Kotoran yang terdapat pada komponen tersebut dapat menghambat proses pelepasan panas pada mesin.

Langkah yang Keenam adalah tambahkan kipas pada radiator. Apakah motor bro sudah tua? Jika iya, sebaiknya pertimbangkan untuk menambahkan kipas pada komponen radiator. Penempatan kipas ini bisa disesuain, biasa berada di depan atau belakang radiator.

Langkah  yang Ketujuh, pakailah busi bertipe dingin. Busi bertipe dingin atau yang dikenal dengan nama busi racing, sangat membantu agar mesin tidak cepat panas. Untuk harga dari busi ini berkisar antara 55 ribu, tergantung dari kualitas busi yang bro pilih.

Demikianlah tips dalam mencegah mesin cepat panas. Semoga tips yang saya berikan di atas bermanfaat untuk bro sekalian yang mengalami masalh pada mesin yang cepat panas. Jangan lupa untuk membaca juga artikel tentang cara sederhana merawat filter udara. Di artikel tersebut bro akan mengetahui cara membersihkan filter udara pada motor berkaburator, serta jenis-jenis filter pada komponen tersebut.

Incoming search terms: