filter saringan udara pada motor

Cara Sederhana Merawat Filter Udara Pada Motor

Tentu bro semua pengunjung website motorcycleproductinfo.com sudah mengetahui apa itu filter udara, dan seberapa penting komponen tersebut untuk motor kita. Motor yang masih menggunakan karburator adalah sangat bergantung pada filter udara ini. Fungsi dari komponen ini yaitu filter udara adalah untuk menyaring debu yang masuk sehingga debu tersebut tidak masuk ke bagian mesin, utamanya ke silinder dan piston.

filter saringan udara pada motor

Apakah bro pernah merasakan ferforma sepeda motor bro berkurang secara drastis? bisa jadi salah satu penyebabnya adalah debu atau kotoran masuk ker ruang pembakaran dan menggores dinding silinder dan piston. Karena itu inilah pentingnya kita merawat saringan udara atau filter pada motor berkaburator. Apa itu saringan udara atau filter udara pada motor? Filter udara adalah sebuah komponen, perangkat atau aksesoris yang memiliki fungsi sangat penting bagi ruang pembakaran pasa motor. Itulah secara singkat pengertian filter motor atau saringan udara pada motor.

Setelah kita mengetahui fungsi penting dari komponen filter udara ini terhada ruang pembakaran, lalu bagaimana cara kita untuk merawat komponen ini agar berfungsi dengan baik? Saat bro melakukan service rutin jangan lupa ingatkan pada mekanik untuk memeriksa saringan udara. Untuk bengkel rofessional mereka pasti tidak akan melewatkan untuk membersihkan komponen ini. Bro juga harus selalu perhatikan jarak tempuh yang sudah dilalui oleh motor kesayangan, jika jaraknya sudah menempuh 15.000 KM ke atas sebaiknya pertimbangkan untuk mengganti saringan udara ini. Namun jika bro tinggal di daerah berdebu atau kotor, sebaiknya bro sering-sering merawat, mengecek komponen saringan udara ini.

Ada jenis – jenis berbeda dari filter udara untuk motor berkaburator.

Jenis yang pertama, filter kertas atau kering. Filter kertas ini juga sering disebut dengan “dry element“. Filter ini menggunakan bahan yang tebal sehingga saat melakukan tugasnya tidak cepat rusak. Lalu bagaimana cara untuk merawat filter udara yang bertipe kering. Caranya sangat simple bro, semprot dengan udara yang bertekanan tinggi, dengan arah berlawanan dari udara masuk. Terus pertanyaan selanjutnya, sebaiknya setelah berapa kilometer maksimal filter ini sudah harus di ganti? Sebaiknya bro ganti filter jenis ini saat motor sudah menempuh jarak 8000 KM.

Jenis filter yang ke dua adalah Basah. Untuk tipe basah, biasanya terdapat pada motor matic. Jenis filter basah ini hampir sama dengan yang kering, tapi saat diraba akan terasa cairan khusus  yang melumasi permukaan dari filter ini. Cara merawat filter basah ini sangat sederhana, cukup bro pukul-pukul dengan ringan saja. Ingat, jangan pernah sekalipun bro mencucui, merendam, atau memeberikan tekanan angin yang keras untuk membersihkan tipe filter ini. Sebaiknya bro pertimbangkan untuk mengganti komponen ini setelah motor menempuh jarak 15.000 KM ke atas.

Tipe filter yang ke tiga adalah tipe konvensional. Tipe ini biasanya terdapat pada motor keluaran lama, dan cara merawatnya, cukup sederhana, bro bisa menyiram dan merendam dengan air. Campurkan air itu dengan sabun. Untuk memastikan filter ini sudah kering, bro bisa jemur di bawah sinar matahari, setelah itu bro semprotkan dengan  udara bertekanan tinggi. Ada cara sederhana untuk memaksimalkan fungsi dari filter tipe ini, yaitu dengan cara mengoleskan oli baru ke permukaan busa. Lalu apa tanda kalau komponen ini sudah harus di ganti? Tandanya adalah jika busanya sudah mengeras dan pori-porinya tampak sudah kurang rapat, saat itulah bro harus mengganti filter jenis konvensional.

Semoga tips merawat saringan udara yang di tulis di website ini bisa membantu bro sekalian pengunjung. Ketiga tipe filter di atas bro bisa olesi dengan oli baru, asalkan tau caranya. Selamat mempraktekannya, cara di atas adalah cara yang cukup simple untuk pemula dalam memperbaiki motor.

Incoming search terms: