Tips Dalam Membeli Motor Bekas

Banyak alasan kenapa bro membeli motor bekas, di bandingkan bro membeli motor baru. Alasan pertama tentu saja karena keterbatasan uang, atau budget. Alasan kedua, bro menginginkan atau sudah suka dengan satu model motor, motor lama, yg pada keluaran motor terbaru bro tidak dapat temukan. Sebelum membeli motor bekas, bro harus membaca tips tips ini, agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan di kemudian hari. Tentu saja tidak enak kalau motor bekas yg telah bro beli menimbulkan banyak masalah di kemudian hari. Tentu akan merepotkan dan mengeluarkan uang lebih untuk memperbaikinya.

Gambar motor bekas

Lalu apa-apa saja yg perlu bro ketahui agar tidak salah dalam membeli motor bekas.

1. Untuk menghindari bro membeli motor hasil curian. Perhatikan dengan seksama, lihat motor rangka dan nomor mesin dari motor tersebut, apa sudah sesuai dengan surat-surat STNK dan BPKBnya, dan bilapun sudah sama, bisa jadi motor tersebut adalah hasil curian, nah untuk memastikan bro harus teliti dalam melihat nomor rangka dan mesin dari motor bekas yg bro inginkan.

Untuk mengecek nomor rangka dan mesin yg bro beli untuk daerah jakarta, bisa menggunakan pengecekan dengan mengirim SMS. Formatnya ketik “METRO Nomor polisi“, ini adalah kode untuk wilayah jakarta, kirimkan ke 1717.

Contohnya

ketik METRO B5768 HJ, nanti akan menerima balasan seperti di bawah ini

 

NOPOL: XXXX

JENIS: XXX > …. cc

MEREK:XXXX

WARNA: XXXXX

TAHUN:XXXX

SNTK YAD: DD-MM-YYYY

 

Langkah Kedua adalah, perharikan baik-baik, body, spion, knalpot, ban, sayap, spedo, dan apapun bagian motor yg bisa bro lihat dari luar. Perhatikan apakah ada yg pecah, penyok, atau ada baretnya. Bro juga harus perhatikan apakah part yg di pakai adalah asli dan bukan KW, dan tentu saja untuk memastikan keaslian suatu part memerlukan pengalaman., jadi bro rasa – rasa saja atau pakai perkiraan, apakah part itu asli atau KW.

 

Langkah Ketiga cek oli dari motor tersebut, banyak cara penjual untuk mengelabui pembeli. Mereka menambahkan oli melebihi standard agar suara mesin kedengaran bagus. Jadi bro harus cek benar-benar tingkat ketinggian oli tersebut tidak melebihi batas maksimal.

Langkah Keempat, seperti yg saya bilang pada pengecekan body motor, cek keadaan spedometer dari motor tersebut, apakah masih bagus, tidak ada retak, atau tanda tanda pernah di bongkar. Kalau ada tanda rusak atau bekas pembongkaran, pikirkan lagi untuk mengambil motor tersebut.

Langkah Kelima hidupkan motor dan dengarkan suara mesin. Apakah suaranya kasar atau lembut, dan juga cek stationer atau langsam dari motor tersebut. Pada motor yg mesinnya bagus,  dapat langsam pada putaran kira-kira 1500 rpm.

Langkah Keenam : Keadaan Sasis. Coba bro cek sasisnya, apa masih bagus atau sudah pernah bengkok. Cara mengeceknya cukup sederhana, parkir motor menggunakan dongkrak dua, atau standar tengah, dan parkir di jalan yg rata, setelah itu bro perhatikan dari jarak 5 meter dari depan dan belakang motor. Untuk memastikan body motor tersebut tidak bengkok, bro perhatikan roda depan dan belakang lurus, cara berikutnya untuk mengetahui bengkok atau tidaknya sasis motor tersebut, coba bro kendarai motor tersebut. Dan kendarai dengan cara zigzag, apabila jalan motor masih stabil dan bro mudah mengendalikan motor tersebut berarti sasisnya masih bagus. Trus coba rem motor tersebut secara mendadak, ini untuk memastikan motor tersebut tidak sulit dikendalikan pada saat pengereman.

Langkah Ketujuh, bro mainkan saja dulu gigi motor tersebut, pada saat motor di kendarai, jika merasa kesulitan saat perpindahan gigi, berarti koplingnya dah mau habis itu. Dan kalau ada suara mendesir saat bro mengendarai motor tersebut, itu tanda gigi primernya sudah mau habis.

 

Langkah Kedelapan, cek semua kelistrikan yg bisa bro cek. Misalnya lampu, cek semua lampu, depan, belakang, sein/leting, lampu rem, klakson dan pastikan starter tangan hidup dengan lancar, dan cek lebih dari sekali. Suruh teman untuk melihat apakah semua lampu menyala dengan baik.

 

Langkah Kesembilan Cek olinya, pastikan di mesin tidak ada oli, atau tidak ada kebicoran oli. Oli bagusnya bro cek saat mengendarai motor dalam waktu yg lumayan. karena pada saat mesin panas, oli encer. Kalau motor menggunakan radiator, bro perhatikan air radiatornya tidak ada yg bocor dan pastikan bro menghindari motor bekas yg mesinnya sudah bocor, ini untuk menghindari biaya tambahan kedepannya.

 

Itulah trik membeli motor bekasm, saya berharap bro semua mendapatkan manfaat dari tips ini.

Incoming search terms: